Kamis, 15 Maret 2012

Joker - Valiant Budi






Dan di malam ini akhirnya kesampaian juga saya bikin review buku lagi setelah  kurang lebih 2 bulan saya ngga ngepost tentang hal ini. Sebenernya banyak buku yang sudah terlahap akhir-akhir ini, tapi apa daya..terlalu sedikit waktu, terlalu banyak yang harus dilakukan, dan faktor malas yang sudah begitu mendarah daging --'
Setelah memilah dan menimbang maka saya putuskan untuk mereview this extraordinary novel berjudul "Joker" oleh Valiant Budi,

Maka ijinkanlah saya untuk mengeluarkan segala kesubjektifitasan saya pada malam hari ini...


Judul : Joker (Ada Lelucon di Setiap Duka)
Penulis : Valiant Budi
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 238 Hal (cetakan kedua, 2011) 

Ketika yang kamu kejar ternyata bukan yang kamu inginkan—semua yang klise ternyata tidak biasa—atau batu justru berada di balik udang.


Mungkin kamu baru saja bertemu dengan seorang Joker.

Hati-Hati

Gak semua yang tampak seperti yang terlihat
Gak semua yang bunyi seperti yang terdengar



Joker.
Ada lelucon di setiap duka


Seperti kejadian buku Satin Merah, saya merasa menyesal setelah selesai membaca buku ini. Saya menyesal kenapa saya baru (hampir) 5 tahun kemudian membaca buku ini.
FYI buku ini diterbitkan pertama kali pada tahun 2007 lho, dan dikatakan oleh sang penulis itu sendiri bahwa novel ini tidak sukses di kala itu, sampai-sampai toko buku pun mereturnya. Bayangkan, buku bagus ini dulunya barang returan -_-' Dan yang bikin saya bingung adalah gelar nominator Penulis Muda Berbakat Khatulistiwa Award 2007 yang didapatnya itu dikarenakan oleh buku ini. Memang orang-orang tertentu saja yah yang bisa menikmati buku ini -_-
Dari ajang penghargaan KA 2007 itulah aku mengetahui buku ini.
Harus kuakui bahwa saya termasuk terlambat dalam membaca buku ini, karena baru di tahun 2012 saya bisa membacanya -_- nah berhubung kemaren keuangan sedang baik akhirnya langsung kucomot buku ini dari salah satu onlineshop. Yeargh :D 
*cukup dulu curcolnya, takut bablas -_-*
So here it is :
Brama, hidupnya kompleks, lelaki jawa, beralis tebal, seorang penyiar di salah satu radio terkemuka di kota bermartabat (kalo ngomong ttg alis tebal, di kepala saya lgs muncul mukanya Jonas Rivanno hhaha) Bersahabat karib dengan Alia, a bitch. If I could say, the queen of bitch. Brama, tiap jengkal langkah kakinya tersangkut di seorang Mauri, teman semasa SMA yang tak pernah sedikitpun ia coba untuk lupakan meski sakit yang selalu ia terima. Alia. Hm aku bingung mendeskripsikan cewe satu ini, saking despicable-nya. 
So, di mana letak kebagusannya, Ren? -_-

Hehehe, tunggu duluu. Saya bukanlah orang yang suka menebar spoiler. Saya lebih suka membuat orang penasaran.. 
Jadi, setelah saya sampai pada 6 halaman terakhir, inilah kata-kata yang muncul di pikiran saya :
"Wow!", dan
""Ih ga nyangka..."
Di samping endingnya yang begitu Unpredictable, vabyo menggunakan bahasa yang bgitu lugas, tidak bertele-tele dan apa adanya. Frontal, vulgar, yeah that's it. Buku ini ringan dan begitu mengalir, tapi kamu akan menemukan keganjilan di setiap babnya. Dan di bab terakhir, hasrat penasaranmu akan terpuaskan.
Like people said about this book : "Buku ini memang memiliki magnet yang membuat pembaca ingin melanjutkan dari halaman ke halaman". Buku yang sangat menarik, terlepas dari beberapa kalimatnya yang vulgar.
Dan vabyo itu...cerdas! Benar-benar seorang perajut kata. Kalau diibaratkan designer, dia itu ahlinya apparel casual. Mengutamakan kenyamanan pemakainya. Cocok untuk saya yang daya dongnya lagi rendah --'  lihat saja 'rajutan kata-katanya' di lagu "Ahh" milik Smash. Enak kan? Sederhana, tapi 'wah'. Sungguh, di bandingin sama lagu-lagu Smash yang lain, this is the best one!

Hey cantik.. Mau kemana.. Ma-mau kemana *blink*

Instantly I marked him as one of my favorite writer. Sayangnya aku belum baca Bintang Bunting dan the phenomenal Kedai 1001 Mimpi-nya. But I'll read it eventually. Yak, harus! 

Kalau menurutku, hidupmu sebagai book-eater belumlah sempurna jika belum membaca buku ini. Sungguh, buku ini terlalu sayang untuk dilewatkan ☺

Tidak ada komentar:

Posting Komentar