Kamis, 30 Januari 2014

Me Before You - Jojo Moyes


Me Before You - Sebelum Mengenalmu
Judul : Me Before You
Penulis : Jojo Moyes
Penerjemah : Tanti Lesmana
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 656 halaman
ISBN : 978-979-22-9577-1
Ratings : 4/5 stars
Lou Clark tahu banyak hal. Dia tahu berapa langkah jarak antara halte bus dan rumahnya. Dia tahu dia suka sekali bekerja di kedai kopi The Buttered Bun, dan dia tahu mungkin dia tidak begitu mencintai pacarnya, Patrick.
Tetapi Lou tidak tahu bahwa dia akan kehilangan pekerjaannya, dan peristiwa apa saja yang akan menyusul kemudian.
Setelah mengalami kecelakaan, Will Traynor tahu dia sudah tidak berminat lagi untuk melanjutkan hidupnya. Dunianya kini menyusut dan tak ada lagi suka cita. Dan dia tahu betul, bagaimana mesti menghentikannya.
Namun Will tidak tahu bahwa sebentar lagi Lou akan masuk ke dunianya dengan membawa warna-warni ceria. Mereka berdua sama-sama tidak menyadari, betapa mereka akan membawa perubahan besar ke dalam kehidupan satu sama lain.
Louisa Clark. Perempuan 26 tahun yang baru saja kehilangan pekerjaannya di sebuah kafe. Pemilik kafe, Frank menutup kafenya dan membuka usaha di Australia. Lou memutuskan untuk mencari pekerjaan kembali di Bursa Tenaga Kerja. Beberapa pekerjaan sudah dia coba mulai dari tugas malam di tempat pengolahan ayam hingga sebagai Penasihat Energi Rumah Tangga. Namun dia berhenti bekerja kembali karena dia merasa pekerjaannya yang pernah dia lakukan tidak sama nikmatnya dibandingkan bekerja di Kafe. Dia kembali pergi ke Bursa Tenaga Kerja dan lowongan yang tersisa hanyalah menjadi Asisten Perawat Pribadi. Akhirnya, dia terpaksa menerima pekerjaan itu mengingat saat itu keluarganya membutuhkan uang. 

William Traynor. Seorang pengusaha muda dan berbakat terkena cidera Tulang Belakang dan diagnosis menjadi penderita Quadriplegia akibat kecelakaan lalu lintas yang menimpanya 2 tahun yang lalu. Kecelakaan yang membuat kemampuan geraknya terbatas dan menghabiskan hidupnya di kursi roda. 
Pertemuan pertama antara Will dan Lou begitu aneh dan kaku.Will begitu ketus dan menjengkelkan. Namun Lou mencoba untuk tidak memikirkan perbuatan semena mena dan menyibukkan diri dengan melakukan berbagai hal.

Gaya berpakaian Lou yang unik, humornya yang payah dan berbagai kecerewetan Lou sedikit demi sedikit membuat Will tertarik dan mulai terbiasa dengan kehadiran Lou. Hingga pada suatu malam, Lou tidak sengaja mendengar percakapan Ibu Will, Camilla Traynor dan adik perempuan Will, Georgina bahwa Camilla meminta waktu 6 bulan untuk mengubah rencana Will ke Dignitas.


Lou yang kaget dan marah karena dia dipekerjakan 6 bulan hanya untuk mengawasi Will agar tidak mencoba bunuh diri mengambil tindakan impulsif. Dia menulis surat pengunduran diri dan dialamatkan kepada Camilla Traynor. Namun kemudian Camilla mengunjungi Lou dan memohon untuk kembali bekerja dan menyelesaikan kontraknya selama 6 bulan.


Lou kembali bekerja dan mulai menyusun rencana rencana perjalanan agar Will mau bepergian dan melihat kehidupan di luar. Dia bertekad dalam 117 hari, Lou harus meyakinkan Will untuk tetap hidup.


Berhasilkah Lou menjalankan rencana rencanya untuk Will?


Aku memutuskan untuk tidak membeberkan kesuluruhan ceritanya. Karena membaca buku-nya secara langsung jauh lebih menarik dan mendebarkan dibanding membaca review orang lain :p

Aku benar benar berterimakasih kepada santaku, karena memberikan buku ini. Buku yang sudah aku tungu tunggu. Dan buku ini telah membuatku terjaga sampai jam 2 pagi dan endingnya yang mengharu biru membuatku berkaca kaca dan menangis.


Ada beberapa hal yang kusuka dari buku ini :
  1. Nama karakter utama wanita. Aku suka sekali dengan nama Louisa. Nama yang anggun, feminine dan bisa menjadi casual saat dipanggil Lou. Ini jelas meningkatkan moodku saat membaca.
  2. Chemistry antara Will dan Louisa. Chemistry yang terbentuk dari interaksi interaksi yang sangat menarik dan menyenangkan untuk dibaca. Proses yang smooth dan tidak 'ujug ujug'
  3. Endingnya. Aku pikir dengan keberadaan Louisa, Will setidaknya akan mengubah rencananya. Tapi tidak terjadi. Disini aku benar benar salut terhadap Jojo Moyes untuk tetap konsisten.
  4. Tema Dignitas yang diangkat. Awalnya aku tidak tahu menahu tentang 'Dignitas' . Tapi setelah membaca buku ini, Ternyata Dignitas sendiri merupakan tema yang cukup sensitif untuk diangkat ke dalam novel. Dan aku sempat merenung, jika aku menjadi Will akankah aku mengambil keputusan yang sama? Jojo Moyes berhasil menyampaikan pesan pesannya kepada pembaca. Penulisannya yang hati hati dan rapi membuat saya tidak menemukan kekurangan di buku ini. Aku suka semua unsur dan karakter karakter yang ada di buku ini. 
Who is My Santa
Riddle :
"Tak banyak yang tahu bahwa aku sebenarnya berasal dari Papantla, sebuah kota kecil di Meksiko. Safron adalah temanku meski aku bukanlah seorang yang berwajah rupawan, alih-alih aku legam sehitam arang. Tapi apa-apa yang di luar belum tentu sama dengan di dalam. Cari dan susunlah aku."
Pertama kali dapet riddle, Sumpret ga ngeh apa apa. Dan aku cuma ngerti "Aku legam sehitam arang". Kemudian bertanyalah aku kepada anak BBI yang lain "Anak BBI yang hitam legam siapa ya?" Huahahaha Konyol banget pertanyaannya, Astaga -___-". Setelah coba aku google, Safron ternyata merupakan rempah rempah dari bunga Crocus Sativus. Dan puyeng lah aku, Soalnya Safron tidak di panen di Meksiko. Dan kemudian, seorang peri bernama Alluna Maharani memberitahuku bahwa kalo Vanila (-yang kata wikipedia adalah rempah rempah eksotis-) itu asalnya dari Meksiko. Dan setelah aku ubek ubek google, ternyata bunga yang menghasilkan Vanila itu biji bijinya warna hitam :)))

Jadi, setelah ubek ubek google. Perkiraan santaku adalah... jeng jeng..... Alvina Vanila
Weeee tapi kalo salah, Maafin aku ya santaa...#sungkem. Entah Salah atau benar. Pokoknya, terimakasih santa atas kiriman kadonya. Dan terimakasih juga untuk Divisi Event yang telah mengadakan event ini, senang sekali bisa berpartisipi di SS tahun ini :D

Review ini dibuat dalam rangka posbar BBI untuk Secret Santa 2013. 

26 komentar:

  1. Niv, anak BBI yang item? Lah, aku juga item kok :)))))
    Setujuuu banget sama poin nomer 3-nya. Emang dasar aku udah kebiasaan baca cerita romantis dengan ending yg 'menye-menye happy' gitu kali ya, kirain Will bakal ngerubah pikiran. Ternyata doi kekeuh aja... *HIKS* Tapi serba salah ya secara Will kondisinya 'kayak gitu' emang berat ngejalaninnya, jadi beban orang lain kan nggak enak :'|

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha maksudnya yang hitam legam gituuuh taa :))
      Iya iih, Serba salah juga si Will-nya :""

      Hapus
  2. kayanya bener deh, cocok sama riddlenya XD btw aku kok kurang sreg sama buku ini hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kenapa mbaaak?
      Iyeeh. Semoga aja mbavin mau ngakuu kyahaaha

      Hapus
  3. Lhooo... kok sama buku dari Santanya hahaha... #toss... Tapi aku ngga nangis2 banjir kok.... Cukup celekit2 sedikit di tenggorokan hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyalah, Ngado mba lila ini, aku juga dikasih ini :p
      Aku nangis diem2 sih ga nyampe banjir juga ahahahaha

      Hapus
  4. Walo pun aku sedih baca buku ini, tapi sebenernya sebel sih sama endingnya. Ah sudahlah gak usah dibahas. Bikin sedih lagi

    Eciyeeee....santanya si ipin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku jugaaaak gak relaaaa mbak eee :((
      Hahahaha moga aja beneeer!!

      Hapus
  5. Duhh gk berani baca buku ini apalagi kiriman gk nyampe2...hahahaa
    itu pertanyaan pertama polos banget deh wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya, soalnya aku ga ngerti apa apa waktu pertama baca xD

      Hapus
  6. Kalau benar itu Vina, berarti si Vina emang senang banget dengan nama-nama Latin ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba desty, Semoga aja beneer ahaha
      Karena dari riddle ini juga, aku juga ngerti arti Safron ahah B)

      Hapus
  7. Buku hadiah dari santanya sama sama aku hehe...

    BalasHapus
  8. kayaknya lumayan banyak yg dapet ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa, kayanya buku yang paling banyak itu ini hihihi *nyengir*

      Hapus
  9. wahaah, aku ragu mau baca buku ini apa nggak. tebeel bangeet x_x

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iih mbavin kan sukanyaa buku buku bantaaal :p

      Hapus
  10. hayo sapa mau minjemin buku ini padaku? *digaplok rame2*

    kayaknya..kayaknya..tebakannya...errr *lirik yg bisa dilirik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siniih mba, mau aku pinjemin? Wakakaka
      Beneeer kaaan? Bneeer kan Tebakannyaaaa? hahaha

      Hapus
  11. ini saatnya ngaku ya? mwahaha.. iyaa aku ngaku deeh XD
    Syukurlah klo suka bukunyaa..
    *sambil asah golok ke luna yg bantu pecahin riddlenya :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha Jangaaan dia perikuuu xD
      Makasih ya mba! *cium

      Hapus
  12. salah satu buku ngehits di SS2013 nih, iya, ya, baru ngeh mbak Desty bilang kalau mb vina suka nama2 latin, contohnya nama anaknya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa yaa. Berarti wishlistku terlalu mainstream hahaha

      Hapus
  13. Kalo baca dari review ini kok kayaknya sad ending ya ceritanyaa

    BalasHapus