Sabtu, 25 Januari 2014

Athena - Erlin Natawiria

Athena: Eureka!
Judul : Athena Eureka!
Penulis : Erlin Natawiria
Editor : Nico Rosady & Jia Effendie
Penerbit : Gagas Media
ISBN : 978-979-780-671-2
Jumlah Halaman : 284 Halaman
Ratings 3/5 stars

Pembaca tersayang,

Langkahkan kakimu ke kota sang dewi kebijaksanaan, Athena. Dari penulis debut Gagasmedia, Erlin Natawiria, kita akan mengikuti Widha mewujudkan impian masa kecilnya serta mendiang kakaknya yang kembar.

Satu insiden kecil di losmen mempertemukan Widha dengan Nathan. Mereka menjadi rekan seperjalanan; menyusuri Agora, Plaka, lalu ikut larut dalam keriaan sepasang pengantin baru di Rafina. Rasa bertumbuh seiring kaki-kaki mereka melangkah, dan binar tepercik setiap kali keduanya berserobok pandang.

Namun, di sebuah kios buku kuno di Monastiraki, Widha melihat hantu masa lalunya. Seseorang yang tidak seharusnya hadir di kota impiannya. Sosok yang gagal dia lupakan.

Setiap tempat punya cerita,

Di antara puing-puing kuil Parthenon, ada reruntuhan hati yang siap dibangun kembali.
Salam,
Editor
Adalah Widha Mafia Sumadimaja, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi tingkat akhir yang mengumpulkan 6 bulan beasiswa bidik misinya dan hasil menulisnya untuk pergi ke Yunani. Kedatangannya ke Yunani untuk menyelesaikan masalah masa lalu yang belum terselesaikan dan berharap akan bertemu dengan "hantu" masa lalunya. Di Yunani, dia bertemu dengan Nathan, seorang guru Bahasa Indonesia di salah satu sekolah Australia. 

Widha dan Nathan kemudian menjadi rekan seperjalanan menjelajah Athena. Melalui perjalanan itu dua insan yang tak saling mengenal menjadi dekat, hingga menyadari ada perasaan diantara mereka yang bernama cinta. Namun, sebuah kebenaran terkuak. Ternyata mereka dihubungkan oleh 'hantu' masa lalu Widha dan seorang masa lalu Nathan yang menjadikan situasi semakin sulit.

source here

Booyah, akhirnya aku menyelesaikan buku ini dimana 2 hari terakhir, buku ini hanya aku biarkan di rak buku. Awalnya excited sekali saat membeli buku ini, namun kemudian tiba tiba berubah malas saat membaca salah satu review yang mengatakan bahwa buku ini sedikit mengecewakan. Jadilah, aku merasa ragu saat akan membaca buku ini.

Well, bisa dibilang aku cukup menikmati buku pertama dari SPTC season 2 ini. Ada beberapa hal yang menarik yang aku temukan di buku ini
  1. Cerita cerita tentang mitologi dewa dewi Yunani yang membuatku sungguh kagum. Membaca buku ini membuatku tertarik untuk membaca ensiklopedi tentang Yunani setelah ini.
  2. Lumayan suka dengan karakter Widha. Tipe tipe perempuan setroong walau agak cengeng. Cewe mana sih yang ga nangis kalo disakitin sama orang yang disayang? #eea Kalau aku jadi Widha, mungkin ga sekuat Widha menghadapi "hantu" masa lalunya.
  3. Membaca buku ini, kita akan diajak untuk jalan jalan di Athena! Pertama tama kita akan diajak ke Monastiraki, salah satu pusat perbelanjaan di kota tua Athena. Kemudian Agora, dimana tempat itu sebagai tempat pertemuan terbuka/tempat pemerintahan di Yunani Kuno. Dan dilanjutkan Plaka dan Rafina.
  4. Ada bebera quote favorite. Salah satunya ini
"Hei, cinta itu kaya rinai hujan. Jatuh tanpa melihat-lihat siapa yang akan tertimpa. Jatuh tanpa memperhatikan secepat apa mereka sampai ke bawah. Tahu-tahu, kamu merasa basah. Tahu-tahu, kamu merasakan desiran desiran itu lagi"
Sayangnya, ada beberapa hal yang kurang aku sukai di buku ini. Sependapat dengan pembaca lain, bahwa buku ini terlalu banyak kebetulan. Sepanjang aku membaca buku ini, aku terus membatin "Heh? Kok bisa gini sih?" Dan ada beberapa karakter yang pengin aku cekik saking sebelnya Hahahaha. Apalagi dengan karakter yang hanya disebut sebut tanpa ada penampakannya ( hanya diulas sedikit dibagian awal )

Overall, untuk penulis debut menurutku cukup lumayan. Jadi aku berikan 3 bintang untuk buku ini.

Ps. Ada kejadian yang cukup menegangkan saat menulis review ini. Aku sedang sendirian di kamar dan mengetik review di laptop. Dan aku sadar bahwa ada yang menggoyang goyangkan tempat tidurku, sehingga laptopku ikut bergetar. Pikiranku sudah mulai kemana mana, hingga aku mendengar teriakan "Gempaaaa" dari luar #pfft Dan beneran deh gempa hari ini adalah gempa yang paling besar aku rasakan selama tinggal di Cilacap. Dan aku seharusnya berhenti mencoba coba menbaca buku horror. Karena itu sangat mempengaruhi jiwa dan pikiranku :3 Be careful teman teman!

7 komentar:

  1. Bener kak tadi gempanya kenceng banget! Durasinya lama lagi :3 bikin deg-degan hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa shaf bikin pusing juga -_- makasih udah komen shaf :D

      Hapus
  2. Review mu bagus. Tapi banyak banget yg bilang kalo novel ini jelek hm.

    Btw salam kenal, kunjungi juga blog saya di adeliaayuuu.blogspot.com ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu semua sih balik ke selera masing masing :)
      Salam kenal juga xD

      Hapus
  3. Suka covernya, biru. and yes, kerasa sampe solo juga gempanya, Haaann

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mba. Semoga gada apa apa :)

      Hapus
  4. udah dapat pinjeman buku ini, aku jadi males baca karena banyak review yang ilang buku ini mengecewakan, jadi menunda-nunda deh

    BalasHapus