Senin, 21 Juli 2014

[Short Review] Wait For You - J.Lynn


Wait for You (Wait for You, #1)
Judul : Wait For You (Wait For You #1)
Penulis : J.Lynn / Jennifer L. Armentrout
Penerbit : William Morrow & Co
Jumlah halaman : 360 halaman
Tahun terbit : 2013
Genre : Contemporary Romance
Harga buku : 178.000 (Bahasa Inggris)
Bisa dibeli di : OpenTrolley
Rating : 4/5 stars
Rating Goodreads : 4.25/5 stars



Sinopsis
Some things are worth waiting for…
Traveling thousands of miles from home to enter college is the only way nineteen-year-old Avery Morgansten can escape what happened at the Halloween party five years ago—an event that forever changed her life. All she needs to do is make it to her classes on time, make sure the bracelet on her left wrist stays in place, not draw any attention to herself, and maybe—please God—make a few friends, because surely that would be a nice change of pace. The one thing she didn’t need and never planned on was capturing the attention of the one guy who could shatter the precarious future she’s building for herself.
Some things are worth experiencing…
Cameron Hamilton is six feet and three inches of swoon-worthy hotness, complete with a pair of striking blue eyes and a remarkable ability to make her want things she believed were irrevocably stolen from her. She knows she needs to stay away from him, but Cam is freaking everywhere, with his charm, his witty banter, and that damn dimple that’s just so… so lickable. Getting involved with him is dangerous, but when ignoring the simmering tension that sparks whenever they are around each other becomes impossible, he brings out a side of her she never knew existed.
Some things should never be kept quiet…
But when Avery starts receiving threatening emails and phone calls forcing her to face a past she wants silenced, she’s has no other choice but to acknowledge that someone is refusing to allow her to let go of that night when everything changed. When the devastating truth comes out, will she resurface this time with one less scar? And can Cam be there to help her or will he be dragged down with her?
And some things are worth fighting for…


Avery Morgansten meninggalkan kampung halamannya di Texas untuk memulai hidup baru menjadi anak kuliahan. Di hari pertamanya, dia sangatlah beruntung ditabrak oleh seorang lelaki yang cukup membuat jantung Avery berdetak cepat. Tak disangka, ternyata lelaki yang menabrak dirinya adalah tetangga apartemennya. Dia adalah Cameron Hamilton, seorang lelaki populer yang juga satu kelas dengannya. 

Cameron mulai mendekatkan dirinya pada Avery dengan sering mampir ke apartmen Avery untuk membuatkan sarapan, mengajak Avery mengerjakan tugas bersama, dan yang terakhir dia mengajak Avery untuk berkencan. Namun, Avery selalu menolaknya.

Namun, Cameron tidak patah semangat. Dia terus bertanya hingga akhirnya dinding pertahanan Avery runtuh dan menerima ajakannya untuk berkencan. Cameron kemudian mengajak Avery untuk merayakan thanksgiving bersama keluarganya. Konflik muncul saat Cameron menyadari ada tanda bekas percobaan bunuh diri di pergelangan tangan Avery. Dan Avery kerap kali menghindar saat Cam menyinggungnya. Cam berspekulasi bahwa Avery masih mempunyai rahasia gelap yang belum diceritakan kepada Cam. Dari sejak itu Avery menghindari Cam sampai sampai dia bolos kelas dan harus mengulang tahun depan. 

Wait for You (Wait for You, #1)Dari halaman pertama membaca buku ini, saya ga bisa berhenti baca sampai 2 jam saya selesai buku ini. Dari segi karakter, saya suka banget sama Avery dan Cam. Cameron Hamilton adalah sosok karakter good boy yang menyenangkan dan lucu. Dia tipe laki laki yang selalu membuat cewek cewek salting. Kelihatannya, dia adalah sosok yang sempurna, tapi kenyataannya dia memiliki rahasia gelap tentang masa lalunya *peluk Cam*. Kemudian ada Avery Morgansten. Dia sebenarnya adalah karakter yang senang bergaul dan termasuk tipe cewe populer. Tapi, karena ada satu kejadian di masa lalunya yang cukup membuat dia depresi, dia kemudian menutup diri dan menghindari segala bentuk hubungan dengan lawan jenis. Nah, disini Avery adalah sosok perempuan yang pintar menyembunyikan emosi, tegar, dan mandiri. Dari luarnya, dia kelihatannya cewe yang strong tapi ternyata dia adalah sosok yang sangat rapuh. Karakter yang paling ga saya suka adalah orang tuanya Avery. Saya benar benar tidak bisa membayangkan kalo ternyata tipe orangtua seperti mereka ini ada (Dan, saya yakin pasti ada.) Mereka adalah sosok orang tua yang hanya mementingkan gengsi dan harta :| Tanpa mempedulikan nasib dan perasaan anaknya. Poor Avery.

Keseluruhan, saya cukup menikmati buku ini. Gaya penulisan Jennifer juga tidak banyak berubah. Masih enak untuk dibaca, mengalir dan smooth. Maka dari itu, saya berikan 4 bintang untuk buku ini xD

“…life wasn’t meant to be perfect. It was messy and sometimes it was a disaster, but there was beauty in the messiness and there could be peace in the disaster.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar